Pohon Tin

Mengenal Pohon Tin

Buah merupakan bagian yang kerap dimanfaatkan sebagai obat herbal. Salah satu buah yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal adalah buah dari Pohon Tin. Bahkan, buah ini tertulis dalam Al-Qur’an.

Tentunya bukan tanpa maksud, Alloh menyebut secara khusus tanaman tersebut sebagai sumpah. Dan memang kenyataan yang ditemui di lapangan seperti itu. Betapa tanaman ini ternyata memiliki segudang khasiat dan manfaat yang berguna bagi kesehatan manusia.

Penggunaan bahan-bahan herbal sebagai obat sebenarnya bukanlah hal baru. Sejak dahulu nenek moyang kita telah memanfaatkan bahan-bahan tersebut untuk ramuan herbal yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit.

Secara medis dan riset penelitian ilmiah, terbukti bahwa Pohon Tin memiliki khasiat yang dapat mengeliminasi penyakit-penyakit yang biasa diderita oleh manusia modern akibat dari pola hidup yang tidak sehat.

Adapun klasifikasi dari Pohon Tin adalah sebagai berikut.

Kingdom : Plantae (tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Dilleniidae
Ordo : Urticales
Famili : Moraceae (suku nangka-nangkaan)
Genus : Ficus
Spesies : Ficus carica

daun tin

Sejarah Pohon Tin

Pohon Tin (Ficus carica) adalah jenis tumbuhan yang berasal dari  Asia Barat. Nama Tin diambil dari bahasa Arab. Dalam bahasa Inggris, tanaman ini dikenal dengan nama “figs” dan dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai Ara. Ara atau yang lebih sering disebut dengan Tin ini memang kurang dikenal di masyarakat kita. Belum banyak orang yang mngetahui tentang tanaman ini, apalagi menanamnya. Pohon Tin atau yang memiliki nama ilmiah Ficus carica ini sebenarnya masih satu kerabat dengan pohon Beringin. Dia tumbuh mulai dari daerah Balkan sampai Afghanistan, dan saat ini mulai dibudidayakan di berbagai tempat lain di penjuru dunia.

Pohon Tin ini mempunyai banyak jenis/varietas yang tersebar di penjuru dunia. Untuk membedakannya bisa dikenali melalui bentuk daun dan buahnya. Sedangkan struktur batang pohonnya memiliki karakteristik yang hampir sama.

Pohon Tin berdaun tunggal, berselang-seling. Panjang daun antara 12-25 cm, panjang dan lebar 10-18 cm, dan berlekuk dalam, 5 atau 3 cuping. Mengandung getah yang berupa susu dari latisifer pada parenkim batang dan daun. Daunnya berhadapan atau tersebar, tunggal, jarang yang majemuk.

Buah dari Pohon Tin memiliki rasa dan aroma yang mirip dengan buah jambu biji. Teksturnya empuk, aromanya harum semerbak, rasanya manis, berbiji banyak dan sedikit mengandung air. Jika dikunyah, di dalam rongga mulut akan timbul sensasi menyenangkan karena biji-biji kecilnya yang tergigit.

buah tin matang

Buah Tin muda warnanya kehijauan. Saat buahnya matang, warna kulitnya akan berubah menjadi warna ungu kekuningan atau kehitaman, tergantung dari jenisnya. Buah yang muda dapat dimasak dengan aneka daging, dikonsumsi sebagai olahan sayur, atau campuran selada. Jika buah sudah tua serta matang, sangat enak dikonsumsi. Tingginya kandungan zat pektin, sehingga buah tin ini sangat cocok digunakan sebagai bahan baku untuk marmalade, jam, jelly, maupun selai dengan rasanya yang lezat dan keharuman yang khas.

Buah Tin atau buah ara sebenarnya adalah bunga dari pohon tin, yang dikenal sebagai bunga majemuk yang tertutup (yang tersusun dari beberapa bunga). Sebutan lainnya adalah “buah palsu”, yaitu biji-bijian dan bunga tumbuh bersamaan. Bunganya tidak terlihat, karena mekar di dalam buah.

Lubang kecil (ostiole) yang terlihat di tengah buah adalah sebuah lorong sempit, yang memungkinkan lebah khusus yakni lebah Ara, atau fig wasp, untuk masuk ke dalam buah dari pohon tin ini dan melakukan penyerbukan antara bunga jantan dan betina. Setelah bunga diserbuki, akan tumbuh menjadi benih.

lebah ara fig wasp

Sumber: Buku “Dahsyatnya Tin & Zaitun” penulis dokter Insan Agung, dengan beberapa perubahan
Iklan

Posted on 8 November 2014, in Tin and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: